Jumat, 15 September 2023

Kode Etik 3



KODE ETIK
  • Kode, yaitu tanda-tanda atau simbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan atau benda yang disepakati
  • untuk maksud-maksud tertentu, misalnya untuk menjamin suatu berita, keputusan atau suatu kesepakatan
  • suatu organisasi. Kode juga dapat berarti kumpulan peraturanyang sistematis.
  • Kode etik profesi merupakan suatutatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.
  • Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu
  • kegiatan atau pekerjaan.
TUJUAN

Tujuan utama kode etik agar seorang profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai jasa atau nasabahnya.
Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.


PRINSIP
  • Prinsip Tanggung Jawab. Seorang yang memiliki profesi harus mampu bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari profesi tersebut, khususnya bagi orang-orang di sekitarnya.Prinsip Keadilan, prinsip ini menuntut agar seseorang mampu menjalankan profesinya tanpa merugikan orang lain, khususnya orang yang berkaitan dengan profesi tersebut.
  • Prinsip Otonomi, prinsip ini didasari dari kebutuhan seorang profesional untuk diberikan kebebasan sepenuhnya untuk menjalankan profesinya.
  • Prinsip Integritas Moral, seorang profesional juga dituntut untuk memiliki komitmen pribadi untuk menjaga kepentingan profesinya, dirinya, dan masyarakat.
(Bertens.K. 2007. Etika. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama)


SIFAT
Sifat dan orientasi kode etik hendaknya:
  1. Singkat,
  2. Sederhana,
  3. Jelas dan Konsisten
  4. Masuk Akal
  5. Dapat Diterima
  6. Praktis dan Dapat dilaksanakan
  7. Komprehensif dan Lengkap
  8. Positif dalam Formulasinya

FUNGSI
  • Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan,
  • Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan,
  • Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.

SANKSI
  • Sanksi Pelanggaran Kode Etik:Sanksi Moral
  • Sanksi terhadap Tuhan YME
  • Sanksi dijatuhkan dari organisasi yang bersangkutan
  • Sanksi Moral

CONTOH JENIS PELANGGARAN KODE ETIK
  • Hacker dan Cracker
  • Denial Of Service Attack
  • Piracy
  • Fraud
  • Gambling
  • Pornography dan Paedophilia
  • Data Forgery

Kamis, 14 September 2023

Profesi di bidang IT & Profesionalisme 2


Halo temen-temen, jadi disini aku mau nulis tentang profesi IT dan tentang profesionalisme. 

            Jadi, temen-temen, yang dimaksud dari profesi itu adalah panggilan atau sebutan yang membutuhkan keahlian khusus dan persiapan akademik yang panjang dan insentif. Nah, The United Stated Code of Federal Regulations (The US  CFR) juga mendefiniskan bahwa seorang professional employee adalah orang yang terlibat dalam pekerjaan dimana:

Membutuhkan pengetahuan advance di bidang sains yang biasanya diperoleh melalui kursus intelektual khusus dan pendidikan di institusi pendidikan tinggi atau rumah sakit

Mensyaratkan melaksanakan kebijakan atau aturan dan penilaian atas kinerjanya

Didominasi karakter intelektual

Nah, kita kan udah tau apa definisi dari professional. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah pekerja IT itu bisa digolongkan dalam profesional?. Jadi, menutut Merriam-Webster, “A professional is relating to a job that rquires special education, training, or skill.” Dan ketika persyaratan di atas sangat dibutuhkan oleh IT Profesional dalam mengatasi komputasi saat ini. Jadi, bisa kita simpulkan bahwa Pekerja IT bisa kita golongkan kedalam Profesional Profesi, temen-temen.

Oke, sekarang kita lanjut ke pembahasan selanjutnya, yaitu, profesionalisme. Menurut KBBI, Profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau orang yang profesional. Profesiona;isme juga bisa diartikan sebagai bentuk komptenesi untuk melaksanakan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan juga komitmen dari para anggota dari sebuah profesi untuk meningkatkan kemampuan dari seorang karyawan.

Selanjutnya, apa sih ciri-ciri yang terdapat pada Profesionalisme di bidang IT?. Jadi, ada 4 indikator yang bisa kita gunakan untuk mengukur profesionalisme di bidang IT, yaitu:

Mempunya keterampulan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang IT

Mempunyai ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cerman dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.

Mempunyai sikap beroritentasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perekembandan lingkungan yang terbentang di hadapannya.

Mempunya sikap mandiri bedasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain.

Nah, di IT ada 5 jenis profesi, yaitu:

Software Engineering

  • IT Engineer
  • IT Operational
  • Data & Business
  • IT Management



Selasa, 29 Agustus 2023

ETIKA PROFESI 1


Pada perkuliahan minggu ini di Universitas Jember dengan mata kuliah Etika Profesi yang menjelaskan tentang Etika, apa itu etika atau pengertian etika, perbedaan etika dan etiket itu apa, hierarki etika, pengertian dari profesi serta ciri-ciri dari profesi itu tersendiri, dan fungsi dari kode etik profesi itu tersendiri. Berikut ini penjelasan singkat dari subjudul yang sudah saya sebutkan.

Pengertian
- Etika berasal dari dua kata Yunani, yaitu "Ethos" yang berarti kebiasaan/adat. Etika adalah seperangkat keyakinan tentang perilaku benar dan salah dalam suatu masyarakat (George Reynolds, 2014).

- Moral adalah keyakinan pribadi seseorang tentang benar dan salah tanpa melihat suku, tempat, ras, negara, dan lain-lain, sedangkan etika menggambarkan standar atau kode perilaku yang diharapkan seseorang dalam sebuah kelompok.

- Hukum adalah sistem peraturan yang memberi tahu kita apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan. Hukum ditegakkan oleh institusi (polisi, pengadilan, badan pembuat undang-undang) (George Reynolds, 2014).

Etika dan Etiket
-Perbedaan etika dan etiket yaitu, etika menyangkut cara dilakukannya suatu perbuatan sekaligus memberi norma dari perbuatan itu sendiri. Contohnya, dilarang mengambil barang milik orang lain tanpa izin karena artinya sama dengan mencuri, "jangan mencuri" merupakan suatu norma etika.

-Sedangkan Etiket hanya berlaku dalam situasi di mana kita tidak sendirian, bila tidak ada orang lain di sekitar kita atau tidak ada saksi mata maka etiket tidak berlaku. Etiket tergantung pada kondisi di sekitar kita.

Hirarki Etika
Etika dibagi menjadi etika umum dan etika khusus. Etika umum membahas prinsip-prinsip moral dasar. Etika khusus menerapkan prinsip-prinsip dasar pada masing-masing bidang kehidupan manusia. Di dalam etika khusus terdapat etika individual yang menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri, dan etika sosial mengenai sikap dan kewajiban serta pola perilaku manusia sebagai anggota bermasyarakat.

Pengertian Profesi
Profesi adalah suatu pekerjaan yang dalam melakukan tugasnya memerlukan keahlian/expertise tertentu, menggunakan teknik-teknik ilmiah serta berdedikasi yang tinggi. Di mana keahliannya diperoleh dari lembaga pendidikan khusus dengan kurikulum yang dapat dipertanggungjawabkan. Seseorang yang menekuni suatu profesi tertentu disebut profesional.

Pada profesi dan pekerjaan, profesi memerlukan keahlian tertentu yang diperoleh dari lembaga pendidikan khusus sedangkan pekerjaan adalah upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Ciri-ciri Profesi
-Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoritis.
-Memiliki asosiasi profesional.
-Pendidikan yang berkelanjutan (ekstensi).
-Ujian kompetensi.
-Pelatihan institusional.
-Lisensi.
-Kode etik.
-Status dan imbalan.
-Etika Profesi
-Etika profesi menurut Keiser dalam (Suwardi Lubis, 1994; 6-7) adalah sikap hidup berupa keadilan   untuk memberikan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian     sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugasnya kepada masyarakat.

Kode etik profesi adalah sistem norma, nilai, dan aturan profesional yang tertulis secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar/salah, perbuatan yang harus dilakukan, dan apa yang harus dihindari.

Tujuan kode etik yaitu agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai/nasabahnya serta dengan adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.

Fungsi Kode Etik Profesi
Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi.


IT FORENSIK

Istilah forensik merujuk kepada berbagai bidang seperti hukum, kedokteran, dan teknologi, secara umum, forensik adalah suatu proses ilmiah y...